BATU BATA WELAHAN

Welahan Daerah Penghasil Batu Bata Berkualitas Potensi daerah ini,terdiri dari berbagai sentra usaha.Salah satu...

Sedekah Batu Bata Welahan

by - Juli 06, 2018

Sedekah Seribu Bisa Membangun Mushola Senilai 500 Juta Lebih, Bagaimana Caranya?

Mushola Baitul Rahman di desa Gidangelo RT 04/02 Welahan Jepara sudah berusia sekitar 60 tahun lebih, merupakan mushola tertua di desa kami, beberapa kali melalui tahap perbaikan. Rencananya sesudah Idul Adha akan dilakukan perombakan total. Perombakan dilakukan karena ada beberapa kerusakan di berbagai bagian. Bagian atap kubah, mulai lapuk. Ketinggian atap mushola terlalu rendah, terasa suasana sangat pengap, gerah ketika jamaah full, terutama ketika sholat tarawih, Idul Fitri atau Idul Adha.


Panitia berharap nantinya pendanaan pemugaran mushola tidak membebani keuangan warga. Atas musyawarah warga, diadakanlah sedekah seribu rupiah perumah, perhari. Uang seribu rupiah diletakkan di dalam botol, diletakkan di depan pintu rumah. Bahkan ada yang meletak uang 2000, atau pun lebih. Jika pun ada yang tidak menaruh 1000 rupiah, petugas pun tidak menegur, lha wong Namanya sedekah ya sesuai keikhlasan. Untuk petugas yang menjemput sedekah, bergiliran perumah warga. Ada warga yang berprofesi sebagai tantara, guru, perawat, pengrajin batu bata, pedagang, bakul batu bata, semua ikut terlibat. Tidak ada rasa canggung, malu untuk mengambil sedekah berkeliling dari rumah ke rumah. Kami membagi 102 rumah menjadi 7 blok, sehingga satu orang hanya menarik sekitar 14 atau 15 rumah, cukup membutuhkan waktu 20 menit untuk menjemput sedekah dari rumah ke rumah.  Waktu pengambilan sesudah sholat magrib, waktu tersebut sudah banyak warga yang  istirahat di rumah. Manfaat lain, sesama warga bisa bersilahturahmi, sudah pasti karena petugasnya kan giliran perumah. Kami belajar dari semut, meskipun badan mereka kecil, mereka bergotong royong mengangkat beban yang berat. Mereka mengangkat beban tidak total sekaligus, bertahap sedikit demi sedikit. Yang terpenting kontinuinitasnya, demikian sedekah 1000 perhari, perlahan akan terkumpul dana yang banyak juga. Meskipun cara ini, terkesan kuno. Beda dengan platform, penggalangan dana dengan platform crawfunding seperti kitabisa.com. Tetapi kami yakin 5 bulan ke depan akan terkumpul dana 40 juta lebih.

Untuk pendanaan lainnya sudah kami siapkan beberapa tahun sebelumnya. Sumber dana diperoleh dari kas RT, sumbangan warga. Setiap bulan Sya’ban, kami selalu mengadakan Ruwahan Massal. Pada saat ruwahan massal, tiap rumah menyumbang dana 100 ribu rupiah.  Dari hasil tersebut sudah terkumpul 50 juta lebih. Ditambah beberapa bantuan material inden sedekah warga. Sudah ada beberapa warga yg berkomitmen membantu material berupa pasir dan semen. Batu bata disumbang dari warga yang berprofesi sebagai pengrajin batu bata, karena desa kami sebagian besar berprofesi sebagai pengrajin batu bata welahan. Rencananya besok minggu tanggal 8 Juli 2018 tiap pengrajin, diambil 500 batu mentah. Di lingkungan RT kami ada sekitar 80 pengrajin, sehingga akan terkumpul 40 ribu batu bata. Biasanya kami akan menarik sumbangan batu bata ke RT lainnya, mereka tidak enggan untuk bersedekah. Untuk mengambil batu bata dari pengrajin, kami bergotong royong. Yang punya tenaga, menyedekahkan tenaganya, yang punya truk, meminjamkan truknya. jika ada kelebihan batu bata matang nanti, kami akan menjualnya. Dana hasil penjualan batu bata, akan digunakan sebagai tambahan dana pembangunan mushola.
Doakan teman-teman semoga rencana pembangunan Mushola kami berjalan dengan lancar.

You May Also Like

0 komentar