Bagaimana Membangun Rumah Cara Orang Desa dengan Biaya Minimal
CARA ORANG DESA MEMBANGUN RUMAH DENGAN BIAYA MINIMAL
Biaya membangun rumah
di zaman sekarang terbilang cukup besar. Tak jarang seseorang harus menabung
bertahun-tahun untuk bisa membangun rumah. Ditambah lagi dengan kenaikan biaya
bahan bangunan yang selalu terjadi inflasi setiap tahunnya. Bagaimana
menyikapinya, mari kita simak cerita bagaiman cara orang desa membangun rumah
dengan biaya minimal dalam waktu kurang dari 7 tahun.
Orang desa dalam
membangun rumah tidak membeli bahan bangunan sekaligus. Mereka jauh-jauh hari
sudah menabung dalam bentuk bahan bangunan, tidak berbentuk uang yang sangat
terpengaruh inflasi. Sebagai contoh jika seseorang mau membangun rumah, tahun
pertama dia menabung dengan membeli kayu yang dibutuhkan untuk membangun rumah.
Kayu disimpan di rumah orang tua, atau saudara yang memungkinkan untuk tempat
penyimpanan. Tahun kedua, mereka membeli besi dan bahan-bahan kecil lainnya
seperti paku. Untuk pasir dan semen, biasanya mereka punya simpanan ke saudara,
tetangga atau teman yang sudah membangun rumah sebelumnya. Saudara, tetangga
atau teman yang dipinjami bahan bangunan, haruslah yang punya komitmen tinggi
untuk dapat mengembalikan dalam bentuk bahan bangunan sesuai dengan kesepakatan
waktu yang ditentukan. Pinjam meminjam dalam bentuk bahan bangunan,
menguntungkan kedua belah pihak. Pihak yang meminjami, tidak dipusingkan
kemungkinan inflasi bahan bangunan untuk beberapa tahun ke depan, karena
dikembalikan dalam bentuk bahan bangunan, tidak dalam bentuk uang. Di lain
pihak, pihak yang dipinjami dapat terbantu, disaat belum ada dana untuk membeli
bahan bangunan disaat membangun rumah.
Baca juga Batu Bata Welahan
Untuk batu bata, kita
bisa pinjamkan kepada mereka yang sedang membangun rumah. Nanti pengembaliannya
juga dalam bentuk batu bata. Jika masih ada tempat untuk menyimpan, orang desa
juga membeli genteng sebelum pembangunan rumah mereka. Untuk tahun ke enam atau
ketujuh kita mulai menabung untuk dana pembayaran tukang.
Tanah, biasanya orang
desa sudah mendapatkan warisan dari orang tua. Ada juga yang menabung dahulu,
untuk membeli tanah. Apabila bahan bangunan sudah terkumpul semua, dan dana
yang dibutuhkan sudah cukup. Maka di tahun kedelapan (8) kita bisa memulai
pembangunan rumah.
Orang desa, dalam
membangun rumah dilakukan secara bertahap. Mereka membangun tidak full langsung
bagus. Cukup asal berdiri, dinding rumah belum diaci, belum di ubin atau
lainnya. Jika sudah ada dana, baru nanti direnovasi. Mereka tidak terlalu
memaksakan untuk memperbagus rumah, sesuai dengan kemampuan mereka.
Untuk daerah kota, solusinya
dapat membeli kavliangan tanah. Pembangunannya dilakukan secara bertahap, mulai
dari pondasi dahulu, jika sudah ada dana lagi, membangun temboknya, setelah itu
baru mengumpulkan dana untuk membangun atapnya, demikian seterusnya sampai
selesai pembangunan rumah.
Artikel lainnya Proses Pembuatan Batu Bata Welahan
Artikel lainnya Proses Pembuatan Batu Bata Welahan
0 komentar